Diberdayakan oleh Blogger.

BEKIKA ROOM


Hello beauties!

Akhir-akhir ini entah kenapa kulit tubuhku tuh berasa kering banget. Kalau nggak pakai lotion bakal besisik gitu loh kalau digaruk. Setelah aku pikir-pikir ternyata salah satu penyebabnya ini karena ibuku sering gonta-ganti sabun mandi. Fyi, kalau di rumah tuh keluargaku pakai sabun mandi yang bentuk batang gitu. Biasanya aku emang ngestok sendiri sabun cair khusus aku pakai. Tapi kadang kalau abis ya aku pakai sabun yang ada aja deh. Karena nggak mau kulitku jadi tambah kering, akhirnya aku nyobain sabun mandi yang free SLS dan bahan kimia berbahaya lainnya. SLS (Sodium Lauryl Sulfate) ini merupakan bahan kimia yang menghasilkan busa yang biasa terkandung dalam sabun dan shampoo. Produk yang mengandung SLS dapat memberi efek yang kurang baik bagi kulit, salah satunya  menjadikan kulit semakin kering.

Beberapa hari belakangan aku pakai Necerel Body Soap yang merupakan produk dari brand lokal. Necerel ini adalah sabun natural dengan kandungan ekstrak daun bidara dan memiliki banyak fungsi dan manfaat bagi kulit. Sabun ini diproduksi tanpa bahan kimia berbahaya seperti SLS dan Paraben. Necerel punya 7 varian sabun dan aku punya 3 varian diantaranya Unscented, Peppermint Oil, serta Tea Tree Oil.


Produk ini dikemas dalam botol berbahan plastik yang cukup kokoh. Sebenernya ada beberapa ukuran, mulai dari yang 60ml sampai 1000ml. Desain kemasannya memang terlihat simpel, tapi di bagian belakang sudah ada informasi seperti ingredient dan cara pakai. Setelah aku baca, kandungan-kandungan dari ketiga varian ini sama. Kandungan Necerel ini minim bahan kimia, diantaranya Air, Olive Oil Food Grade, coconut Oil Food Grade, Gliserin Nabati, Castrol Oil Food Grade, Citric Acid (Ditrun) Food Grade, Ekstrak Daun Bidara, Potasium Hydroxide (tidak akan tersisa setelah proses saponifikasi minyak menjadi sabun).

Tekstur dari ketiga varian ini juga hampir sama. Untuk varian original-nya yaitu Unscented, teksturnya cair bening dan tidak berbau. Varian Peppermint Oil ini warnanya sedikit lebih keruh dan tercium aroma mint yang sempriwing gitu. Varian Tea Tree Oil warnanya sedikit kuning dan wanginya calming fresh khas tea tree.



Cara pakainya seperti kebanyakan sabun cair, tuangkan secukupnya di tangan lalu oleskan ke seluruh tubuh seperti pakai lotion. Gosok-gosok lalu bilas perlahan. Busa yang dihasilkan dari Necerel Body Soap ini memang lebih sedikit dari sabun biasa. Aku lebih suka aplikasiin sabunnya pakai shower puff supaya lebih merata ke seluruh tubuh. Sabun ini nggak licin di kulit, ketika di bilas ada kesan kesat tapi nggak bikin kulit kering. 

Dari setiap varian ternyata punya benefit tersendiri ya. Untuk varian Unscented ini cocok buat kulit sensitif karena no fragrance. Kandungan olive oil-nya mampu menghaluskan dan menutrisi kulit. Varian Peppermint Oil cocok buat yang punya masalah kulit seperti alergi. Selain mampu meredakan alergi, varian ini juga berfungsi sebagai antiseptik dan anti inflamasi. Ada sensasi sejuk dan segarnya loh ketika dipakai. Nah untuk varian Tea Tree Oil ini selain melembabkan dan menutrisi kulit, dia juga sebagai anti inflamasi. Aku sih paling suka pakai varian ini di sore atau malam hari karena badan jadi lebih fresh gitu.


Necerel ini selain sebagai sabun mandi bisa juga dipakai sebagai shampoo, pembilas sayur dan buah, pembersih peralatan makan bayi, pembersih noda minyak, makeup remover, pembersih alat makeup, dan anti hama natural untuk tanaman. Multifungsi banget yah guys! Harga Necerel Body Soap masih terjangkau untuk sabun mandi yang less chemical, mulai dari Rp 14.000,- sampai Rp 75.000,- saja tergantung ukuran produknya. Selain aman bagi tubuh, sabun ini juga ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami. Kalian bisa beli di marketplace atau langsung kontak instagram-nya @necerel.id yah. Selamat mencoba!😘

Thank you for reading and see you on my next post!❤
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar

Hello beauties!

Jarang-jarang deh aku nulis tentang wewangian di blog ini. Soalnya aku anaknya emang sejarang itu gonta ganti parfum. Kalau udah suka sama satu varian ya belinya itu melulu hehe. Selain deodoran, aku pakai dua macam parfum buat dipakai sehari-hari. Satu untuk dipakai pas lagi di luar ruangan, satu lagi untuk dipakai di rumah aja sehabis mandi atau sebelum tidur. Beberapa waktu lalu aku dapet rekomendasi rakyat twitter range parfum baru dari Vitalis. Aku emang sebelumnya pengguna parfum dari brand ini karena punya wangi yang seger dan kalem. Harganya pun terjangkau dan bisa ditemuin di swalayan terdekat. Parfum yang aku coba kali ini adalah salah satu varian dari Vitalis Eau De Royale. Berdasarkan laman instagram official-nya, parfum ini ditujukan untuk wanita feminin, glamor, dan berkepribadian mandiri dan terinspirasi dari kemegahan royale family. Vitalis Eau De Royale punya dua varian, Couture dan Celebration. Setelah liat beberapa testimoni, aku memutuskan untuk membeli varian Couture yang kayaknya tipe aku banget nih!


Packaging dari Vitalis Eau De Royale bener-bener cantik dengan desain yang simpel tapi keliatan elegan. Botolnya dari kaca bening dengan tutup menyerupai diamond. Ukurannya nggak terlalu besar dan bisa masuk dalam pouch atau tas kecil. Lubang spray-nya juga lumayan kecil-kecil, jadi pas disemprot parfumnya bisa menyebar dengan baik. Tekstur dari parfumnya cair dan gampang meresap, nggak nimbulin bekas noda ketika disemprot di pakaian. 


Jujur yah, wangi yang dihasilkan Vitalis Eau De Royale ini cocok banget sama selera aku. Ketika baru disemprot, varian Couture ini punya top notes Pink pepper dan Orange yang tercium segar dan tidak terlalu menyengat. Middle notes atau aroma inti parfum ini yakni Jasmine Persia dan Lily of the Calley yang punya wangi lembut. Bottom notes yang berasal dari Vanila Madagaskar dan Patchouli  memberikan efek menenangkan dan bisa meminimalkan stres. Wangi dari bottom notes ini paling tahan lama ya dibanding wangi lainnya. Kalau menurutku selama pemakaian, varian ini wanginya memang lebih ke vanila yang manis dan soft. Wangi dari parfum ini juga nggak bikin pusing ataupun eneg ya. Masih nyaman dipakai dalam saituasi apapun. Bahkan temen-temenku juga suka sama tipe wangi Vitalis Eau De Royale ini. Untuk ketahanannya, parfum ini cukup long lasting kurang lebih sekitar 6-8 jam pemakaian. Dibawa naik motor juga nggak cepet kabur wanginya😍 


So far aku suka banget sama Vitalis Eau De Royale varian Couture ini. Disamping wanginya yang enak dan kemasannya yang mewah, harga parfum ini masih terjangkau. Satu botol ukuran 50 ml bisa kalian beli dengan harga sekitar RP 42.000,- sampai  Rp 50.000,- di minimarket atau swalayan terdekat. Bahkan aku sering nemuin parfum ini diskon di Indomaret loh. Untuk parfum dengan performa yang oke dengan harga mahasiswa, produk ini worth to try. Selamat mencobat!

Thank you for reading and see you on my next post!❤
Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar

Hello beauties!
It's been a long time aku nggak update blog, kayanya hampir dua bulan hehe. Okay, sebagai awal menumbuhkan semangatku buat nulis review, aku bakal sharing tentang salah satu produk lokal lagi. Beki nih nggak bosen-bosen ya sama produk lokal :p. Rata-rata beauty product yang aku pakai memang kebanyakan produk lokal ya sis. Maklum aku anaknya Indonesia bingit dan on budget kalau soal beli-beli keperluan kecantikan. Tau sendiri kan kalau produk lokal itu selain harganya terjangkau, kualitasnya masih bisa bersaing kok sama produk luar yang harganya jauh di atasnya. Dan kali ini aku mau cobain Lulur Bali dari Ovale. Nah, sebenernya produk ini udah lama rilis cuma aku baru tau aja kalau Ovale punya produk lulur ( ini aja karena dikirimin sama Ovale hehe). Berhubung kulit aku lagi butuh banget dieksfoliasi dan sekalian first impression, so aku bakal review buat sissy-sissy aku~❤

Di sini aku punya dua varian, Ovale Lulur Bali Milk dan Ovale Lulur Bali Honey Coconut. Varian Milk untuk membuat kulit tampak cerah berseri, sedangkan varian Honey Coconut untuk menjaga kelembaban alami kulit. I'll try both of them!


Ovale Lulur Bali ini punya kemasan yang cantik banget sih menurutku, berasa vintage gitu. Walaupun dari plastik, sekilas kemasannya mirip kaleng karena warnanya bronze. Desainnya juga simpel dan ala-ala Bali. Pas dibuka tutupnya kamu bisa langsung tau kalau produk ini terjamin kehigenisannya karena masih dilapisi semacam aluminium foil. Keterangan produk yang aku dapat dari kemasan cukup lengkap mulai dari ingredients, klaim, cara pakai, dan tanggal expired. Informasinya juga dilengkapi dengan bahasa Inggris, jadi kalau bule-bule pada mau beli nggak bakal kebingungan produk ini gunanya buat apa hehe.


Ovale Lulur Bali Milk : Diformulasikan secara khusus dengan Natural Aromatic Oil, yang memberikan sensasi menenangkan. Butiran scrubnya dengan lembut mengangkat sel kulit mati dan kotoran dan Estrak Susu-nya membantu mencerahkan kulit anda. Rasakan kulit anda terasa lembut,bersih, dan cerah berseri. 

Ovale Lulur Bali Honey Coconut : Diformulasikan secara khusus dengan Natural Aromatic Oil, yang memberikan sensasi menenangkan. Butiran scrubnya dengan lembut mengangkat sel kulit mati dan kotoran dan kombinasi Ekstrak Madu dan Ekstrak Kelapa menjaga kelembutan dan kelembaban kulit. Rasakan kulit anda terasa halus, bersih, dan terjaga kelembabannya.


Pertama, aku sobek sedikit aluminium foil-nya biar produknya nggak berantakan aja sampai kemana-mana. Pas udah keliatan penampakan lulurnya, wanginya langsung semerbak menyebar kemana-mana. Ciyusan ini produk wanginya enak banget, berasa lagi di Salon Spa. Ovale Lulur Bali Milk punya wangi yang kalem mirip wangi bunga melati dicampur sama susu. Nggak eneg dan calming banget pokoknya. Kalau Ovale Lulur Bali Honey Coconut, bakal tercium wangi madu yang cukup strong dan seger. Aku nggak ada masalah sama wangi dua varian ini tapi yang varian Milk wanginya aku banget sih!

Ohya tekstur dari Ovale Lulur Bali ini lumayan kental dan padat. Butiran scrub-nya kecil dan nggak terlalu banyak. Warnanya putih susu, cuma yang varian Honey Coconut warnanya agak sedikit krem (apa perasaanku aja ya hehe).


Berhubung ini lulur bali, cara pakainya beda dari lulur mandi yang biasanya dipakai ketika tubuh dalam keadaan basah. Ovale Lulur Bali ini digosokkan merata ke seluruh tubuh dalam kondisi kering ya. Sebelum digosok, aku diemin dulu lulurnya 1-2 menit biar agak nempel aja di badan. Pas digosok dia bakal menggumpal dan berubah warna jadi keabu-abuan tergantung banyak daki dan sel kulit mati yang terangkat ya hehe. Selanjutnya tinggal bilas sampai bersih dan nggak perlu pakai sabun lagi. Praktis dan gampang banget kan ya☺


Ngomongin soal hasilnya, of course kulit jadi lembab dan halus. Dua varian di atas sama-sama bikin kulit makin halus, tapi varian Honey Coconut agak sedikit lebih licin ketika dibilas. Nah, kalau kalian penasaran varian Milk bisa bikin kulit cerah beneran apa enggak jawabannya aku belum ngerasain ya sissy. Mungkin kalau dipakai rutin bakalan keliatan perubahannya, yang pasti jangan ngarep bakalan cerah seketika karena semua butuh proses sis :p. Kalau aku sih yang penting kulit bersih terawat dan sehat udah seneng kok hihihi. Nggak harus putih kayak artis korea lol :p. 

Berapa sih harganya? Murah meriah kok, cuma sekitar Rp 15.000,- buat 100ml. Bisa awet sampai berminggu-minggu ini mah. Produk ini juga sepertinya banyak dijual di supermarket-supermarket terdekat jadi nggak susah dicari. 

Overall aku suka Ovale Lulur Bali ini, selain wanginya yang enak dan tahan lama produk ini juga bikin kulit jadi bersih dan lebih lembut. Kedepannya aku bakal rutin pakai seminggu sekali demi kulit yang bersih dan sehat. Selamat mencoba!❤


Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Bagi kalian wanita-wanita Indonesia pasti udah ga asing lagi dong sama Purbasari. Rata-rata kalau denger kata Purbasari pasti langsung keinget lulurnya yang jadi andalan sejuta wanita, bahkan dari jaman mama kita masih muda ya hehe. By the way nih girls, Purbasari juga jadi salah satu brand favoritku loh. Walaupun brand lokal, lulurnya Purbasari oke punya sampai udah aku re-purchase berkali-kali. Gatau kenapa suka aja gitu luluran pake Purbasari berasa lagi di zona nyaman hehe. Nah, sekarang Purbasari lagi keluarin lulur varian baru loh, and surprisingly lengkap sepaket sama sabun dan body lotion-nya namanya Purbasari Zaitun Series.   

Nah, sebelum masuk ke review aku mau kasih tau kalau tipe kulitku itu kering jadi butuh banget sama produk yang melembabkan kulit. Sekarang aku mau kenalin tentang rangkaian Purbasari Zaitun Series ini. Rangkaian ini terdiri dari sabun, lulur mandi, dan body lotion. Ketiga produk tersebut merupakan rangkaian perawatan kulit yang mengandung minyak zaitun. Tau dong kalau minyak zaitun itu bagus banget buat perawatan kulit karena terkenal kaya manfaat apalagi buat yang punya tipe kulit kering dan kasar. Karena ini merupakan first impression aku juga, jadi bakal aku bahas satu-satu ya girls.

1.    Purbasari Sabun Zaitun
Pertama, aku penasaran sama sabun mandinya. Seumur-umur aku belum pernah sih cobain sabun mandi dari Purbasari, taunya cuma lulurnya aja. Lets try☺

·      Packaging
Purbasari Sabun Zaitun ini dikemas dalam kotak kardus tipis warna hijau. Semua informasi mengenai ingredients, cara pakai dan tanggal expired produk sudah tertera pada kemasanya. Begitu dibuka boxnya, sabun batangnya masih terbungkus plastik putih. Jadi terjamin sis kebersihanya, walaupun kerdusnya basah atau rusak sabunnya masih aman.


·      Tekstur
Bentuk dari Purbasari Sabun Zaitun ini agak cute, ga kayak sabun batang pada umumnya yang cuma berbentuk kotak. Sabun batang ini bentuknya mirip daun dan punya tekstur padat. Maksudnya ga gampang peyot kalau ditekan gitu loh. Warnanya hijau muda seger dengan ukiran nama brand di bagian atasnya. Wanginya calming banget campuran dari aroma zaitun dan bengkoang. So far aku suka sama wanginya karena karena soft ga nusuk di hidung plus ga bikin pusing pas mandi hehe.

 
·      Result
Menurut klaim pada boxnya, Purbasari Sabun Zaitun ini mengandung ekstrak alami bengkoang yang membantu mencerakan kulit serta minyak zaitun untuk melembabkan kulit kering. Pas aku coba, aku cukup puas dengan hasilnya. Busa dari sabun ini lembut dan melimpah apalagi kalau diusap pakai shower puff. Sabun ini bikin kulit jadi lebih fresh setelah beraktivitas seharian. Buat kalian yang punya kulit kering kayak aku, sabun ini cocok banget karena efek melembabkanya yang nyata. Sehabis dibilas, kulit aku ga kerasa kering ketarik gitu. Mungkin beberapa sabun batang punya efek yang terlalu keset setelah dibilas. But, sabun ini bikin kulit terasa lembut dan lembab. Pokoknya abis mandi pakai Purbasari Sabun Zaitun badan jadi segar bugar.

2.    Purbasari Lulur Mandi Zaitun
Well, produk kedua yang aku cobain yaitu si Purbasari Lulur Mandi Zaitun. Biasanya aku pakai lulur Purbasari yang varian Bengkoang itu aku udah suka banget. Bakal suka juga ga ya sama Purbasari Lulur Mandi Zaitun ini? Langsng coba aja deh☝

·      Packaging
Purbasari Lulur Mandi Zaitun ini kemasannya sama kayak lulur sebelumnya, yakni dikemas dalam bentuk jar berbahan plastik dengan tutup ulir. Sayangnya, setelah tutup dibuka ga ada filter-nya lagi. Jadi langsung nongol produknya yang kadang meluap atau istilah jawanya mleber sampai langit-langit tutup. Bedanya dari varian sebelumnya, kemasan ini berwana olive dengan aksen buah zaitun. Keterangan mengenai ingredients, cara pakai dan tanggal expired produk juga sudah tertera pada kemasanya. Bagian bawah jar terdapat nomor kode produksi dan tanggal kadaluarsa. So, be careful sebelum pakai ya girls.


·      Tekstur
Bicara soal tekstur, si Purbasari Lulur Mandi Zaitun ini punya tekstur yang lunak dengan butiran scrub yang halus. Warnanya hijau muda seger gitu senada sama warna sabunnya. Aromanya khas minyak zaitun, lembut dan menenangkan. Kalau dibandingkan sama sabunnya, wangi lulur ini emang lebih strong tapi ga mengganggu sama sekali. Masih aman di hidung kok hehe.
 
·      Result
Lulur dari rangkaian Zaitun Series ini mengklaim produk mengandung minyak zaitun dan ekstra Squalane yang berfungsi untuk menjaga kelembaban, kelembutan, dan elastisitas kulit. Selain itu,  Purbasari Lulur Mandi Zaitun juga mengandung Whitening Agent yang dapat mencerahkan kulit, kandungan Vitamin E sebagai antioksidan yang dapat melindungi dari radikal bebas. Cara pakainya kayak lulur-lulur biasanya. Dioles ke seluruh badan dalam keadaan kering, didiemin bentar lalu digosok-gosok lembut. Lagi-lagi aku suka sama lulur keluaran Purbasari ini. Pas dioles ada sensasi adem di kulit. Butirannya juga nggak terlalu kasar dan mudah diratakan, nyaman-nyaman aja karena pas digosok nggak perlu tenaga ekstra dan nggak bikin kulit perih. Wangi zaitun-nya juga enak plus awet di badan loh. Setelah digosok dan dibilas, kulit jadi bersih, lembut, wangi, dan pastinya lembab. Nggak perlu pakai sabun lagi kalau abis pakai lulur ini karena emang Purbasari Lulur Mandi Zaitun ini dipakai sebagai pengganti sabun. Walaupun terasa sedikit licin, buat aku nggak masalah malah kulit terkesan mulus. Justru malah bagus buat kulit kering, karena tandanya lulur ini bener-bener ngelembabin kulit. So, buat kamu yang punya kulit kering dan kasar i really recommend this for you.

3.    Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun
Beralih ke produk terakhir, pelengkap dari dua produk di atas yaitu body lotion. Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun diperkaya dengan Olive Oil dan Vitamin E yang membantu menjaga kelembaban kulit, serta tabir surya yang membantu melindungi kulit dari sinar  matahari.

·      Packaging
Kemasannya botol gede warna olive juga kayak kemasan lulurnya. Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun juga punya packaging yang lucu dengan bentuk menyerupai kelopak bunga mekar dibagian atasnya. Tutup flip menjadikan body lotion ini lebih praktis. Keterangan ingredients dan cara pakai tertera di bagian belakang botol. Aku punya dua size, 220ml buat nongkrong di meja rias dan 100ml cocok dibawa pas travelling.



·      Tekstur
Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun ini teksturnya agak creamy dan lebih kental dari lotion pada umumnya. Jadi pas dituang nggak gampang tumpah karena emang perlu di tekan sih kemasannya baru bisa keluar produknya. Warnanya hijau muda dan punya aromanya senada dengan rangkaian lulurnya, soft and fresh. Pas dioles rasanya adem dan gampang diratain di kulit. Produknya juga cepat meresap dan nggak lengket sama sekali.


·      Result
Sehabis mandi, aku coba pakai lotion ini ke seluruh badan. Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun ini punya daya ngelembabin yang oke. Kulit aku langsung jadi seger, kenyel, dan wangi pula. Untuk ketahananya lumayan, 3-4 jam kulit aku masih terasa lembab. Sebenarnya lotion ini sudah mengandung tabir surya,tapi karena nggak ada keterangan SPF berapa jadi aku saranin buat pakai sunblock dulu ya kalau mau aktivitas di luar ruangan.


Over all, rangkaian Purbasari Zaitun Series ini cocok banget buat kamu yang punya kulit kering. Kandungan Olive Oil dari setiap produk terbukti bisa menjaga kelembaban kulit. Harganya Purbasari Zaitun Series ini ekonomis loh nggak bikin kantong jebol. Nggak perlu mahal-mahal buat dapetin kulit sehat cantik sepanjang hari. Btw, ketiga produk ini bisa di beli di toko-toko terdekat loh. Di swalayan atau supermarket juga ada kayak, Carrefour, Ramayana, Superiondo, Giant, dll. Buat yang mager keluar rumah, produk-produk ini juga bisa dibeli secara online di blili, Qoo10, tokped, bukalapak, shopee, dll. Selanjutnya aku bakal share daftar harga produk dan step-step perawatan kulit badanku menggunakan rangkaian produk dari Purbasari Zaitun Series☺

Harga rata-rata:
Purbasari Sabun Zaitun 90 gr Rp 5.000 (tergantung toko)
Purbasari Lulur Mandi Zaitun 235 gr Rp 18.000 (tergantung toko)
Purbasari Lulur Mandi Zaitun 125 gr Rp 10.000 (tergantung toko)
Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun 220 ml Rp 15.000 (tergantung toko)
Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun 100 ml Rp 10.000 (tergantung toko)

Perawatan kulit badan rangkaian Purbasari Zaitun Series :
Pagi        : Purbasari Sabun Zaitun – Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun
Sore       : Purbasari Sabun Zaitun/ Purbasari Lulur Zaitun (3x seminggu) - Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun

Well, itu dia review dan first impression aku pakai Purbasari Zaitun Series. Bagi kamu yang penasaran langsung beli di toko terdekat ya. Selamat mencoba☺



Thanks for reading and see you on my next review
❤
Aulia Tri Sakti
Share
Tweet
Pin
Share
36 komentar
Older Posts

PROFILE

PROFILE
Hello, this is Aulia. A little daddy's girl from Yogyakarta. I'm in love with beauty, fashion, food, and travel. For job inquiries and collaboration please contact me on auliatrisakti22@gmail.com

BLOG ARCHIVE

  • ▼  2022 (8)
    • ▼  Desember (1)
      • REVIEW MY SKIN HERO THE PAPPLE SLEEPING MASK
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2021 (18)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2020 (13)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2019 (15)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2018 (38)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2017 (45)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Februari (1)

POPULAR POST

  • REVIEW : WARDAH UV SHIELD ESSENTIAL SUNSCREEN SPF 30 PA+++
  • REVIEW : ME TIME WITH PURBASARI ZAITUN SERIES
  • THE NEW WARDAH PERFECT BRIGHT MOISTURIZER SPF 28

SOCIAL MEDIA

Facebook  Twitter  Instagram Google+ Path

INSTAGRAM GALLERY

VIEWER

FOLLOW ME

BLOGGER PEREMPUAN

Blogger Perempuan

INDONESIAN FEMALE BLOGGERS

https://www.facebook.com/groups/1949767178581022/

BEAUTY DAILY

BEAUTY DAILY

JOGJA BLOGGIRLS

JOGJA BLOGGIRLS

Created with by ThemeXpose